Showing posts with label net2. Show all posts
Showing posts with label net2. Show all posts

Microsoft Tawar BlackBerry Rp 92 Triliun?

Rumor soal pembelian BlackBerry kembali muncul. Kabar kali ini menyebutkan Microsoft berniat membeli perusahaan asal Kanada itu dengan nilai 7 miliar dollar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 92 triliun.

Seperti KompasTekno kutip dari Digitimes, Senin (25/5/2015), Microsoft disebutkan telah memerintahkan sebuah perusahaan investasi untuk mengevaluasi kemungkinan pembelian BlackBerry. Perusahaan yang bermarkas di Redmond itu berharap pembelian tersebut bisa meningkatkan nilai mereka dalam segmen solusi bisnis.

Desas-desus pembelian itu juga disebut sebagai jalan Microsoft untuk memperluas portfolio paten mengenai Internet of Vehicles (IoV), platform mobile dan sektor komunikasi.

Meski disebut sebagai pembeli yang paling potensial, bocoran informasi tersebut juga mengungkap adanya perusahaan lain yang berminat. Diantaranya adalah Xiaomi, Lenovo dan Huawei.

Para produsen gadget asal Tiongkok itu berpotensi membeli BlackBerry sebagai pemulus jalan mereka di Amerika Serikat dan Eropa. Selain itu juga sebagai cara untuk memperluas portfolio paten masing-masing perusahaan.

Walaupun begitu, kabar ini masih berupa desas-desus yang belum pasti. Pada awal 2015 pun perah muncul kabar serupa, yaitu perihal niat Samsung membeli BlackBerry dengan nilai 7,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 98 triliun.

Keduanya memang kompak membantah pembelian yang dimaksud. Namun tak lama setelah penolakan terjadi, beredar pula dokumen yang membuktikan Samsung sempat menawarkan 13,35 hingga 15,49 dollar AS atau sekitar Rp 177.000 hingga Rp 204.000 sebagai harga per lembar saham BlackBerry.

Sumber KOMPAS TEKNO

adf.ly Singkat Link Dapat Dollar



Bayaran Adf.ly
Adf.ly merupakan tool untuk cloaking url atau URL shortening, dan enak nya kita akan mendapatkan bayaran jika link kita itu dikunjungi. Buat sebagian ‘orang awam’ ini dianggap sebagai penipuan tapi tidak begitu adanya. Karena si pengunjung tetap mendapatkan informasi yang dibutuhkan dan si pemilik link dihargai jasanya oleh adf.ly
Cara kerjanya kurang lebih seperti ini:
1. Kita memiliki url yang bisa kita sebarkan lewat blog, forum, comment area, dan sebagaianya.
2. Persingkat/cloaking nama URL tersebut melalui adf.ly, anda harus memiliki user publisher adf.ly terlebih dahulu.
3. Dari adf.ly anda akan mendapatkan url baru hasil cloaking yang bisa anda sebarkan.
4. Jika url cloaking tersebut dikunjungi, akan menampilkan iklan dalam bentuk tertentu tanpa menghilangkan atau menyembunyikan tampilan/halaman utama yang sebenarnya dari URL tersebut
5. Setiap kunjungan bernilai beda-beda untuk tiap negara pengunjung.
6. Publisher menerima bayaran tiap tanggal 7 bila ke paypal atau alertpay jika account sudah terisi minimal 5$.
Bayaran yang diberikan per-kunjungan ditentukan oleh asal pengunjung, disini seperti diberlakukan negara premium dan non premium, contoh saja pengunjung dari Indonesia yang buka link tersebut paling bayaran yang kita dapatkan cuman 50 perak karena Indonesia tidak masuk dalam kategori negara premium. Kalau USA, baru lebih mantap bayarannya namun pengalaman saya tetep ga nyampe 1000 perak per kunjungan. Memang sedikit, ini sebagai imbalan saja atas link ‘bermanfaat’ yang kita sebarkan di ranah maya.

Contoh link adf.ly Liat Ini http://adf.ly/AArsC

Beberapa temen merasa kesal dengan url cloaking ini, karena harus dijejeli dengan iklan yang dia sendiri ga butuh. Ya maap…ga salah kan saya supaya ada harga dari jerih dan payah saya bergelut di dunia blogging.

Daftar Adf.Ly

GPS ONLINE (global positioning system)





Global Positioning System ONLINE  NOT  FOUND

MANFAAT INTERNET BAGI DUNIA PENDIDIKAN

Internet berawal dari institusi pendidikan dan penelitian di Amerika Serikat. Penggunaan Internet untuk kepentingan bisnis baru dilakukan semenjak tahun 1995, belum genap enam (6) tahun yang lalu. Di luar negeri, Internet ini sering diasosiasikan dengan perguruan tinggi, sementara di Indonesia, Internet lebih diasosiasikan dengan bisnis (ISP, e-commerce) dan entertainment.
Sebelum adanya Internet, masalah utama yang dihadapi oleh pendidikan (di seluruh dunia) adalah akses kepada sumber informasi. Adanya Internet memungkinkan dunia pendidikan untuk mengakses kepada sumber informasi yang mulai tersedia banyak.
Manfaat Internet sekarang sudah dapat dirasakan oleh berbagai kalangan. Manfaat Internet sebagai salah satu media terbesar di dunia bisa digunakan sebagai pendoronga majunya pendidikan masa depan.
Internet dapat dianggap sebagai sumber informasi yang sangat besar. Ada dua peranan internet yang sangat penting, yakni: (1) sebagai sumber data dan informasi, (2) sarana pertukaran data dan informasi. Sebagai sumber informasi, internet menyimpan berbagai jenis sumber informasi dalam jumlah yang tidak terbatas. Bidang apa pun yang diminati, pasti ada informasi di Internet. Ini dapat digunakan siswa untuk mencari bahan ajar dalam pembelajaran di sekolah. Bagi siswa yang kurang mampu, ini sangat memudahkannya dalam mencari bahan ajar karena siswa tidak perlu lagi untuk membeli buku.
Internet dapat digunakan sebagai sarana pertukaran informasi dari satu komputer ke komputer lain, tanpa dibatasi oleh jarak fisik ke dua komputer tersebut. Dua komputer yang sama-sama terhubung ke internet dapat saling berkomunikasi satu sama lain, atau mempertukarkan data dan informasi. Internet menghilangkan batas ruang dan waktu sehingga memungkinan seorang siswa berkomunikasi dengan pakar di tempat lain. Misalnya, seorang siswa di Makassar dapat berkonsultasi dengan dosen di Bandung atau bahkan di Palo Alto, Amerika Serikat.
Berdasarkan hal tersebut, maka internet sebagai media pendidikan mampu menghadapkan karakteristik yang khas, yaitu
a. Sebagai media interpersonal dan massa;
b. Bersifat interaktif,
c. Memungkinkan komunikasi secara bebas.
Berdasarkan uraian di atas, dapat dikatakan bahwa internet bukanlah pengganti sistem pendidikan. Kehadiran internet lebih bersifat suplementer atau pelengkap.
Berikut adalah beberapa manfaat penggunaan teknologi informasi dalam dunia pendidikan :
• Arus informasi tetap mengalir setiap waktu tanpa ada batasan waktu dan tempat,
• Kemudahan mendapatkan resource yang lengkap,
• Aktifitas pembelajaran pelajar meningkat,
• Daya tampung meningkat,
• Adanya standardisasi pembelajaran,
• Meningkatkan learning outcomes baik kuantitas maupun kualitas.
Manfaat-manfaat internet di atas semoga dapat memudahkan dan melancarkan pendidikan di Indonesia.

5 Website Tertua di Dunia

Internet sejak kemunculan selalu saja memberikan informasi yang luar biasa dan tidak pernah memiliki batas, hingga saat ini entah berapa banyak informasi yang telah diserap oleh masyarakat. namuan taukahkamu dulunya memiliki sebuah site itu sangat sulit, itupun kamu harus memiliki sebuah perusahaan dan harga sebuah domain bisa seharga sebuah mobil baru sekarang, tapi sekarang jika kamu ingin punya domain cukup dengan harga tak lebih dari 100.000 rupiah pun kamu dapat.

Dan dibawah ini adalah beberapa website yang memiliki umur tertua di dunia.

Symbolics.com

Domain ini pertama kali didaftarkan pada 15 Maret 1985, tak berapa lama setelah implementasi TCP/IP. Saat ini website tersebut sudah titak berfungsi lagi, meski di halaman muka website masih tersirat kemungkinan website ini aktif lagi. Website ini awalnya digunakan oleh perusahaan manufaktur computer Symbolics Inc.

BBN.com

Domain milik perusahaan jasa riset dan teknologi ini pertama kali terdaftar pada 24 april 1985. Perusahaan tersebut kini bernama Raytheon BBN Technologies yang bermarkas di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat.

Think.com

Jika dibuka saat ini, domain tersebut akan mengarahkan ke alamat lain, Thinkquest.org. Think.comyang didaftarkan pertama kali pada 24 Mei 1985 merupakan salah satu proyek yayasan pendidikan Oracle Think Quest. Website tersebut menjadi ‘etalase’ produk dan media informasi Thinking Machines Corporation, produsen super komputer yang didirikan pada 1982.

MCC.com

Awalnya website ini menyediakan layanan karir dan pendidikan. Domain MCC.com pertama kali didaftarkan pada 11 Juli 1985.

DEC.com

Website ini milik Digital Equipment Corporation, salah satu perusahaan milik Hewlett Packard. Terdaftar sejak 30 September 1985. Perusahaan ini sempat menjadi vendor terkemuka perlengkapan dan software komputer di era 1960-an sampai 1990-an.

5 Resep Sukses Mark Zuckerberg


Jakarta - Perjuangan Mark Zuckerberg untuk membuat Facebook menjadi jejaring sosial terpopuler di dunia tentu tidak mudah. Tentu ada resep-resep khusus pria berambut kriwil ini, sehingga dalam usia muda mampu menuai sukses sedemikian tinggi.


Apa saja kira-kira resep sukses pemuda drop out dari Harvard University itu? Berikut 5 di antaranya, seperti diungkapkan oleh David Kirkpatrick, penulis buku The Facebook Effect: The Inside Story of the Company That is Connecting the World:


1. Percaya pada dirimu


Nasehat klasik ini memang sangat penting. Keyakinan diri yang sangat besar serta sifat positif membuat Zuckerberg mampu membangun Facebook dari nol. "Zuckerberg punya keyakinan luar biasa bahwa dia mampu membuat impiannya jadi kenyataan," kata Kirkpatrick.


Kontras dengan citranya yang terlihat arogan di film The Social Network, Zuckerberg sesungguhnya tidak demikian. "Dia hanya seseorang yang sangat percaya diri," ucap Kirkpatrick.

2. Selesaikan tugasmu, jangan menunggu sampai sempurna


Zuckerberg fokus menyelesaikan sesuatu tanpa ditunda atau menunggu sampai sempurna. Jika ada kesalahan, dia berpikir akan selalu bisa memperbaikinya kemudian. Menurutnya, kesalahan adalah hal wajar.


Menurut Kirkpatrick, Zuckerberg memiliki sebuah filosofi tentang hal ini. Filosofi itu berbunyi, "Selesai itu lebih baik daripada sempurna,"


3. Berpeganglah pada visimu, jangan terpengaruh suara miring


"Zuckerberg dulu berada dalam posisi di mana tiap orang di sekitarnya mengatakan dia akan gagal dan apa yang ingin dicapainya terlampau tinggi," kata Kirkpatrick. Zuckerberg memang punya impian besar suatu saat Facebook akan digandrungi banyak orang.


Dia sangat yakin dengan visi itu sehingga menolak Yahoo yang ingin membeli Facebook tahun 2006 dengan harga USD 1 miliar. Visinya terbukti, sekarang Facebook memiliki 800 juta pengguna dan nilainya diprediksi USD 100 miliar.


4. Tidak hidup berlebihan


Siapa sangka sampai sekarang, Mark Zuckerberg masih tinggal di rumah sewaan di dekat kantor pusat Facebook. Penampilannya pun biasa-biasa saja. Padahal jumlah kekayaannya mencapai USD 17,5 miliar.


"Dia tidak pernah berlebihan dan pada akhirnya dia bisa saja memberikan semua uangnya," ucap Kirkpatrick. Ya, Zuckerberg juga dikenal sebagai sosok dermawan. Dia ikut program Giving my Pledge yang menyarankan orang-orang kaya menyumbangkan sebagian besar hartanya.


5. Ikuti passionmu, bukan uang


Kala membangun Facebook, uang bukan tujuan utama Zuckerberg. Dia mengikuti passionnya. Dia sangat bahagia menngoprek Facebook dan menciptakan cara baru untuk membantu orang terkoneksi.


Kesuksesan finansial mungkin akan mengikuti jika seseorang melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh dan gembira. "Baginya ini bukan tentang uang. Jika Zuckerberg membuat Facebook untuk uang, dia pasti sudah menjualnya beberapa tahun lampau," pungkas Kirkpatrick.
 
 
Sumber:detiki.net

Indonesia jagonya internet


Siapa sih yang nda tau tentang perkembangan pesat teknologi di negara-negara eropa?. hayooo...siapa...??. Teknologi boleh saja berkembang dari sana tapi jangan salah untuk pengguna teknologi di sana belum semua yang kuasai bahkan belum pernah mencoba. Saat ini perkembangan informasi melalui dunia internet bukanlah hal yang anyar apa lagi buat kita orang Indonesia. mari kita intip tetang mereka di eropa...hahaha,,intip beritanya saja ya
Sebuah studi baru melaporkan hasil tentang poin penggunaan internet di Uni Eropa yang mengalami peningkatan besar dalam akses dan koneksi broadband di rumah tangga sejak tahun 2006. Namun, Menurut Data statistik Tahun 2011 yang diterbitkan oleh kantor statistik union Eropa, Eurostat: hampir seperempat warga Uni Eropa masih belum pernah menggunakan internet.
Penelitian ini dilakukan berdasarkan kalsifikasi umur individu yang berusia 16-74 tahun dan penggunaan selama kuartal pertama tahun 2011, dan di dapatkan hasil yang cukup mengejutkan bahwa lebih dari 100 juta orang masih hidup tanpa Browser, Search engine dan email di 27 negara anggota Uni Eropa .
Secara keseluruhan, ada perbedaan penggunaan internet  yang cukup besar di antara 27 negara anggota. Sebagai contoh, Swedia memiliki jumlah presentase terendah yaitu: 5%, sedangkan Rumania memiliki jumlah tertinggi pada: 54% dari mereka yang tidak pernah menggunakan internet. Hal ini juga di dipengaruhi oleh ketersediaan akses internet di masing-masing negara. Dinegara-negara seperti Luksemburg, Swedia dan Belanda, ketersedian akses internet telah mencapai 90%, sementara negara-negara seperti Yunani, Bulgaria dan Rumania masih 50% atau di bawahnya.
Jumlah presentase dengan Kecenderungan penggunaan akses internet broadband untuk rumah tangga, tercatat lebih dari 83% terdapat di Swedia, Belanda dan Inggris, sedangkan di negara-negara lain seperti Rumania berada pada angka 31%.
Untuk penggunaan layanan e-commerce pada tahun 2011, Inggris memimpin dalam pembelian barang secara online sebesar 83%, di ikuti Denmark, Swedia dan Jerman. Sementara ada penurunan presentase dinegara-negara yang terkena dampak krisis keuangan seperti Italia, Yunani, Spanyol dan Irlandia.
Sejak tahun 2006-2011, jumlah individu yang tidak pernah menggunakan internet di Uni Eropa menyusut dari 40% menjadi 24% dan Uni Eropa telah menyusun agenda baru untuk memperkecil angka hingga 15% pada tahun 2015. 

3 Mahasiswa Drop Out yang Jadi Miliuner Teknologi

Memutuskan tidak menyelesaikan kuliah dan fokus mengembangkan usaha barangkali hanya jadi pilihan orang nekat. Meski banyak anggapan miring, mereka siap menempuh risikonya. Seperti ketiga pria fenomenal ini yang kaya raya dari industri IT.

Mereka adalah Bill Gates, Steve Jobs dan Mark Zuckerberg. Entah karena dedikasi yang terlalu tinggi, optimisme terlampau besar atau memang sekadar nekat, mereka bertiga memutuskan berhenti kuliah.

Perjudian besar tersebut membuahkan hasil manis. Melalui perusahaan masing-masing yaitu Apple, Microsoft dan Facebook, ketiganya menjadi miliuner dan terkenal di sentero dunia.

Berikut petikan profil ketiga sosok dunia teknologi tersebut, disarikan detikINET dari berbagai sumber:

Steve Jobs

Steve Jobs memang sudah meninggal dunia tahun 2011 lalu, namun namanya akan selalu dikenang di jagat teknologi. Pendiri Apple ini mewariskan gadget fenomenal semacam iPod, iPhone dan tentunya iPad.

Jobs yang diadopsi orang tua lain sejak kecil ini masuk kuliah di Reed College di Portland, Oregon. Namun dia memutuskan keluar setelah baru 6 bulan kuliah. Jobs merasa tidak cocok dan tidak mau menghamburkan uang orang tua untuk ongkos kuliah.

"Aku secara naif memilih universitas yang ongkosnya hampir semahal Stanford dan semua tabungan orang tua dihabiskan untuk biayanya. Setelah 6 bulan, aku tak bisa melihat manfaatnya," kata Jobs dalam pidato upacara wisuda di Stanford University tahun 2005.

Bersama Steve Wozniak, Jobs pun serius mengembangkan Apple. Ambisinya menjadikan Apple perusahaan sukses memang berliku-liku. Bahkan dia pernah ditendang dari Apple karena bermasalah dengan orang-orang di dalamnya.

Dia kembali pada Apple tahun 1997, lalu menjadikannya begitu jaya. Kekayaannya pada bulan September 2011 diestimasi Forbes sebesar USD 7 miliar, menempatkannya sebagai orang terkaya nomor 36 di Amerika Serikat.

Bill Gates

Bill Gates menciptakan salah satu perusahaan paling bernilai sejagat, Microsoft. Pria berkacamata yang dikenal sebagai dermawan ini sekarang sudah tidak aktif di Microsoft, namun tetap selalu masuk daftar orang terkaya di dunia.

Gates pun pernah diberi gelar manusia drop out paling kaya sedunia. Ya, Gates tidak menyelesaikan kuliahnya di Universitas Harvard yang juga almamater Zuckerberg.

"Sungguh sebuah keputusan yang berat dan saya tahu orang tua juga mengkhawatirkannya. Dan meskipun saya tidak akan pernah mendorong orang lain untuk drop out sekolah, bagi saya pilihan tersebut memang tepat," ucap Bill Gates suatu ketika.

Dengan kekayaan mencapai USD 59 miliar, Bill Gates adalah orang terkaya di tahun 2011 versi majalah Forbes. Kini setelah tidak aktif lagi di Microsoft, ia fokus di kegiatan filantropis dengan yayasannya, Melinda & Gates Foundation.

Dia dikenal tidak segan menyumbangkan sebagian besar harta kekayaannya untuk aktivitas kemanusiaan. Dilaporkan, ia sudah menyumbang dana sosial sebesar USD 27 miliar.

Mark Zuckerberg

Zuckerberg berstatus miliarder muda terkaya. Kekayaan bersihnya saat ini diestimasi sebesar USD 17,5 miliar berkat kesuksesan Facebook yang saat ini adalah situs jejaring paling tenar di dunia.

Sama seperti Bill Gates, Zuckerberg kuliah di Universitas Harvard, salah satu perguruan tinggi paling bergensi. Dan demi mengembangkan Facebook, dia pun nekat hengkang pada tahun 2004.

Saat itu, Facebook sama sekali belum dikenal. Namun dalam waktu singkat, situs ini menuai popularitas. Cerita manis terus berlanjut hingga kini Facebook memiliki 845 juta anggota.

Pada bulan November 2011, Zuckerberg kembali ke Universitas Harvard. Bukan dalam rangka kuliah tetapi mencari talenta-talenta berbakat di sana untuk dipekerjakan di Facebook. Ia pun disambut meriah.

"Hanya sedikit bintang rock di dunia TI yang diketahui namanya di seluruh dunia. Dia sungguh masuk dalam kategori itu," sebut David Malan, profesor sains di Harvard.

Apa yang Terjadi di Internet dalam Satu Menit?

Internet menjadi dunia yang terus hidup. Tak peduli apakah itu pagi, siang, sore, malam, bahkan dini hari. Internet selalu terbuka bagi siapa saja yang bisa mengaksesnya.


Coba sejenak kita hitung, berapa lama waktu yang kita habiskan untuk mengakses Internet? Satu jam, dua jam, atau sampai separuh hari dihabiskan untuk berselancar di dunia maya. Lalu apa yang terjadi ketika kita tidak menilik Internet satu menit saja?


Go-Globe.com mencoba menerjemahkan apa saja yang ada di dunia maya itu. Menurut situs tersebut, dalam tempo 60 detik, terdapat 168 juta email, hampir 700 ribu pencarian di mesin Google, dan 98 ribu kicauan di Twitter.


Dalam waktu satu menit itu juga, sebanyak 13 ribu aplikasi iPhone diunduh. Sementara, di Skype, layanan panggilan suara gratis via Internet, dalam waktu satu menit memfasilitasi 370 ribu menit panggilan.


Lalu ada berapa pengguna Internet di seluruh dunia? Menurut situs Internet World Stats, sampai dengan 31 Maret lalu tercatat 2 miliar pengguna Internet.


Supaya lebih jelas, berikut adalah deretan peristiwa yang terjadi di Internet dalam tempo 60 detik:
- 168 juta surat elektronik
- 695 ribu update status Facebook
- 79.364 posting di dinding Facebook
- 510.040 komentar di Facebook
- 694.445 pencarian di mesin Google
- 370 ribu menit panggilan suara
- 320 akun baru di Twitter
- 98 ribu tweet
- 13 ribu aplikasi iPhone diunduh
- 6.600 gambar diunggah ke Flickr
- 1.700 kali web browser FireFox diunduh
- 600 video diunggah ke YouTube
- 40 pertanyaan dijawab melalui YahooAnswers.com
- 1 definisi baru masik di UrbanDictionary.com

15 Situs Yang Akan Senasib Dengan Megaupload

Megaupload sudah deal melakukan pelanggaran sehingga situs ini telah di blokir oleh Departemen Kehakiman Amerika, dan departemen ini juga sedang meneliti berbagai situs sharing lainnya yang berkemungkinan juga melakukan pelanggaran yang serupa. Sedikitnya ada 15 situs sharing kemungkinan yang akan bernasib sama dengan Megaupload, tapi ini semua belum bisa dipastika, tetapi seandainya situs sharing lainnya juga terbukti melakukan pelanggaran yang sama, maka mereka akan bernasib sama seperti Megaupload. Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi hal yang serupa, bebera situs sharing telah menonaktifkan layanan sharing file mereka seperti FileServer dan FileSonic.

Selain itu, dengan alasan sama, situs seperti Uploaded.to memblokir semua alamat internet protocol (IP) yang berbasis di Amerika Serikat. Memang, seperti dikutip dari Venturebeat, masih sulit memperkirakan situs-situs berbagi mana yang bakal ditutup. "Kasus Megaupload bisa menjadi preseden buruk untuk bisnis situs berbagi," kata Felix Wu, dari Cardozo School of Law, Universitas Yeshiva. Meski belum ada kepastian, berikut 15 situs berbagi yang berpotensi menjadi target selanjutnya:

1. BayFiles
Situs yang berbasis di Hong Kong ini dibuat oleh dua pendiri The Pirate Bay. Dua minggu lalu, pihaknya mengumumkan akan menghentikan layanan karena kasus Megaupload kian memanas. Memang situs ini secara resmi melarang pengunggahan konten yang merugikan hak cipta orang lain. Tapi di sisi lain, penggunananya untuk berbagi konten bajakan sangat mudah.

2. DepositFiles
Situs yang berbasis di Cyprus ini dapat mengunggah file hingga 300MB secara gratis tanpa pendaftaran. Jika daftar jadi anggota, pengguna bisa mengunggah file hingga 2GB secara gratis pula. Situs ini juga menawarkan keanggotaan "Gold" yang memungkinkan pengguna bisa mengunduh file secara cepat dan tanpa iklan. Layanan premium ini mirip yang disediakan Megaupload.

3. Divx Stage
Situs ini secara terang-terangan menawarkan membayar 10 dollar AS untuk setiap pengunggahan 1.000 film. Pengguna boleh mengunggah file hingga 1GB.

4. HulkShare
Situs ini memungkinkan pengguna untuk mengunggah file lagu dan membiarkan orang lain bisa mendengarkan lagu dengan player yang disediakan khusus oleh HulkShare

5. MediaFire
Situs yang berbasis di Texas ini memungkinkan pengguna mengunggah file hingga 200MB tanpa daftar. MediaFire juga banyak dimanfaatkan penggunanya untuk berbagi file ilegal, meskipun dilarang oleh sang pengelola.

6. MegaShares
Situs ini memungkinkan pengguna mengunggah file hingga 10GB dan membayar pengguna sesuai jumlah unduhan pada file milik mereka. Bagai multi level marketing, setiap unduhan premium berukuran minimal 5MB akan mendapat satu poin. Poin dapat ditukarkan dengan uang tunai jika mencapai jumlah tertentu.

7. NovaMov
Situs ini mirip dengan Divx Stage. Pengguna akan dihargai bila mampu mengunggah film hingga ukuran 2GB. Bayaran 10 dollar AS untuk setiap pengunggahan 1.000 film juga ditawarkan di sini.

8. OvFile
Dari sisi tampilan, situs ini nampak baik-baik saja. Namun kemudahannya sebagai "layanan penyimpanan video online" membuat situs ini bisa jadi target penyelidikan.

9. PutLocker
PutLocker memungkinkan pengguna mengunggah file hingga 1GB gratis dan dapat melakukan streaming video tanpa batas waktu. Pada 1 Februari nanti, situs ini akan menghentikan program afiliasinya yang memberi hadiah uang pada pengguna.

10. RapidShare
Situs yang berbasis di Swiss ini merupakan salah satu situs berbagi paling tua dan dikenal global. Situs ini pernah terjerat masalah hukum, namun tetap beroperasi dan melayani jutaan penggunanya. Di situs ini juga tidak ada batasan unggah dan unduh file, tapi untuk bisa mengunduh file secara cepat harus melalui proses pendaftaran dan berbayar.

11. SockShare
Seperti PutLocker, SockShare juga akan menghentikan program afiliasinya. Di SockShare batas unggahnya adalah 1GB (gratis) dan 5GB (premium).

12. UpLoadHere
Situs ini menyediakan layanan mengunggah file hingga 2GB. Untuk mengunduh file di atas 1GB, pengguna harus membayar. Biaya keanggotaan 8 dollar AS per bulan, atau lebih kurang sedikit bila membayar sekaligus untuk beberapa bulan.

13. UpLoadKing
Mirip seperti UpLoadHere, kecuali biaya yang lebih murah untuk layanan premiumnya. Pengguna gratisan hanya bisa mengunduh file di bawah 1GB dan tak boleh mengunduh lebih dari satu file secara bersamaan.

14. WUpload
Situs yang berbasis di Hongkong ini diperkirakan adalah situs berbagi kedua terbesar setelah Megaupload. Layanan gratisnya bisa dipakai untuk mengunduh hingga 2GB.

15. ZShare
Situs yang berbasis di Hongkong ini murni gratis dan mendapatkan penghasilan dari iklan. Pengguna dibatasinya hanya bisa mengunggah dan mengunduh file hingga 100MB.

Namun penutupan situs file sharing online menuai kritik keras di dunia maya. Bahkan tidak akan mengurangi aktivitas pembajakan. Layanan penyimpanan online seperti Megaupload menempatkan file pada server penyimpanan tertentu dari penyedia layanan. Sedangkan peer to peer merupakan saling berbagi antar pengguna langsung.

Menurut analis NPD, Russ Crupnick, pengguna layanan peer to peer seperti BitTorrent akan meningkat. "Saya pikir jumlah mereka yang berbagi file belum tentu meningkat, tapi volume unduhan lewat torrent mungkin naik," katanya pada Reuters.

Pihak Recording Industry Association of America (RIAA) dan the Motion Picture Association of America (MPAA) nampak ragu dengan analisis itu. Menurut mereka, pengguna masih lebih mudah memakai layanan ala Megaupload daripada peer to peer ala BitTorrent.

Di sisi lain, diberangusnya Megaupload seakan menutup pintu kemungkinan jalur distribusi karya cipta kreatif tanpa campur tangan "Hollywood". Layanan seperti Megaupload dan lainnya dianggap bisa jadi jalur distribusi film, musik atau software langsung dari artis atau pembuatnya ke konsumen.

Dengan di lakukan hal seperti ini tentu saja para artis/musisi akan bisa keluar dari perjanjian label rekaman yang membatasi mereka dalam meraut keuntungan yang besar dari karya mereka. Layanan seperti ini juga menjadi cara yang begitu penting untuk mendapatkan penghasilan besar dan dalam melahirkan karya-karya mereka.

Perang Awal : FaceBook vs Wazzub



Ternyata Wazzub ….bukan mesin pencari


Beberapa minggu yang lalu saya pernah menuliskan tentang Wazzub. Saat itu saya pikir Wazzub mau membuat mensin pencari informasi seperti Google atau Yahoo, ternyata saya salah menduga. Kebetulan saya pernah sedikit membaca tulisan dari “pembuat” ide Wazzub ini yang bernama Gee DaCosta.
13286889651407523557
Wazzub dihapus dari FaceBook
Wazzub berencana membuat suatu situs sosial network (social network) sejenis FaceBook.  Oleh karena itu dia mengumpulkan sebanyak mungkin member. Dikatakan terus terang bahwa memang mau membuat saingan terhadap FaceBook atau sejenisnya, dan optimis bisa sukses karena Wazzub akan memberikan sebagian penerimaan dari iklan ke membernya.


Perang Awal : penghapusan informasi Wazzub di FaceBook ?
Prinsip dasar dari Wazzub adalah “kekuatan dari kita” atau “Power Of We”, seperti yang sering dibilang orang yaitu “dari kita untuk kita”.  Minggu lalu situs Wazzup sedang diperbaiki sehingga tidak bisa login, hari ini saya coba lihat lagi ternyata sudah bisa login kembali.
Yang cukup menarik hari ini sewaktu saya mau baca informasi Wazzub di FaceBook ternyata sudah tidak bisa dilihat lagi alias DIHAPUS oleh FaceBook.  Sangat bisa dimengerti, Facebook tidak mau memberikan fasilitas terhadap “calon pesaingnya”.


Bukan orang bodoh
Kalau saya amati pembuat ide Wazzub bukanlah orang bodoh, dia bisa membuat suatu program keanggotaan bertingkat ( yaitu daftar member berdasarkan referensi ).  Minggu lalu sewaktu ada pengumuman “perbaikan sistem”, ini suatu pertanda bukan main-main.
Pernah saya tuliskan juga,  tidak ada ruginya kita ikutan mendaftar dan menyebarkan informasi ini karena kita tidak dipungut biaya.  Memang ada  suara atau pendapat ini “scam” atau cara orang mencari informasi sebanyak-banyaknya.   


Dengan fenomena dihapusnya informasi Wazzub dari Facebook ini merupakan suatu petunjuk bagi saya untuk semakin tertarik apa yang akan terjadi nanti terhadap Wazzub.
Perkembangan berikutnya akan menarik,  dan lebih menarik kalau anda ikut mendaftar karena ada keterlibatan di dalamnya dan siapa tahu dapat rejeki juga. Silahkan daftar di sini ( ini pakai refernsi saya , trimakasih )
Ini hanya sebuah tulisan pengamatan apa yang terjadi. Selamat memilih sebagai pengamat saja atau pengamat sekaligus ikutan di dalamnya. Semua bebas,  tergantung pilihan kita.


Perihal Prinsip Kejadian MEGAUPLOAD di Tutup dan Nasib File Hosting Lain.

Bagai kiamat File Hosting ! Bagai Krisis Ekonomi Global Berefek Domino ! Itulah yang sedang dirasakan para pemilik situs layanan Berbagi data. Setelah Megaupload berhenti beroperasi dan pemiliknya diciduk, File Hosting lain mengambil tindakan terhadap bisnisnya, seperti Filesonic, Fileserve yang merubah haluannya dari yang semula menjadi situs layanan tempat pengguna dapat berbagi data baik sebagai peng-upload maupun hanya men-download, namun saat ini situs tersebut hanya  berfungsi sebagai tempat menyimpan data pribadi yang tidak bisa dibagikan ke pengguna lain lewat link download. Simak tulisan kompas mengenai kejadian mengapa MEGAUPLOAD DITUTUP dan hal ini menjadi ancaman serupa bagi file hosting lain.

KOMPAS.com — Megaupload adalah perusahaan yang berbasis di Hongkong, sementara pendirinya berlokasi di Selandia Baru. Kenapa bisa dijerat oleh hukum di AS?

Kasus ini menarik untuk diperhatikan bagi pengelola situs atau layanan online di Indonesia yang mungkin waswas akan terkena dampak dari sebuah hukum di AS (atau negara lain).

Berikut adalah sedikit penjelasan mengenai kasus Megaupload yang dikutip dari ArsTechnica.

Prinsip kejadian
  • Megaupload memang secara resmi sebuah perusahaan yang berbasis di Hongkong. Pendiri dan karyawannya juga tinggal secara fisik di Selandia Baru.
  • Nah, menurut tulisan di ArsTechnica, yang patut diperhatikan dalam hal ini adalah nexus-nya, atau lebih sederhananya, prinsip "di mana terjadinya kerugian."
  • Megaupload dianggap sebagai sebuah situs yang, meski tidak berbasis di AS, tetapi ditujukan bagi warga AS dan menimbulkan kerugian kepada pihak-pihak yang ada di AS.
  • Dokumen dakwaan pada Megaupload menyebutkan, perusahaan itu menyewa 1.000-an server di AS, sebanyak 525 di antaranya ada di Virginia.
  • Kemudian, kebanyakan transaksi di situs itu juga dilakukan lewat PayPal, perusahaan AS. Jumlahnya, menurut Pemerintah AS, lebih dari 110 juta dollar AS.
  • Pendapatan iklan Megaupload didapatkan dari Google AdSense (hingga 2007) dan AdBrite. Keduanya perusahaan AS.
  • Megaupload membayar penggunanya yang melakukan upload paling populer. Dalam dakwaan itu disebutkan, termasuk di antaranya merupakan penduduk Virginia, AS.
  • Logika dari dokumen itu, dengan mengirimkan uang ke alamat di AS, Megaupload memahami bahwa mereka berbisnis di AS dan terikat dengan yurisdiksi AS.

Kesimpulannya: kerugian pelanggaran hak cipta terjadi di Virginia, dari server di Virginia, dan perusahaan itu mendapatkan, serta mengirimkan uang ke warga Virginia. Maka dari itu, ia terikat hukum federal di Virginia.



Jakarta - Lantaran dianggap mengandung banyak konten ilegal Megaupload akhirnya ditutup. Hal ini merupakan buah tuntutan dari industri yang merasa dirugikan dengan keberadaan situs berbagi file tersebut.

Menurut Department of Justice di Amerika Serikat, Megaupload ditaksir telah merugikan industri senilai USD 500 juta. Sebab, situs tersebut sudah menampung jutaan konten ilegal seperti musik, film, dan file lainnya.

Dikutip detikINET dari Digital Spy, Jumat (20/1/2012), meski berbasis di Hongkong tapi ternyata Megaupload memiliki sejumlah server yang terletak di Ashburn, Virginia, Amerika Serikat. Inilah yang membuat pemerintah setempat berhasil membungkam situs tersebut.

Tak cukup hanya sekadar menutup situs Megaupload, empat orang yang mengoperasikan situs itu pun juga diciduk oleh pemerintah. Mereka adalah Kim Dotcom, 37 tahun, tiga karyawan yang berada di Selandia Baru, dan 3 karyawan lain yang belum diketahui identitasnya
.
Menyusul penutupan situs MegaUpload, kabarnya Departemen Kehakiman Amerika Serikat juga akan menutup situs-situs lain yang melakukan pelanggaran seperti yang dilakukan Megaupload. Saat ini mereka tengah meneliti situs-situs tersebut, diantaranya ada layanan favorit penggila download di Indonesia, seperti Mediafire dan Rapidshare.

Beberapa situs telah mengambil langkah antisipasi. Seperti FileServe dan FileSonic yang sudah mematikan layanan berbagi file mereka. Ada juga situs seperti Uploaded.to yang memblokir semua alamat internet protocol (IP) yang berbasis di Amerika Serikat.

Meski belum ada kepastian, berikut daftar 15 situs berbagi yang berpotensi akan ditutup :

BayFiles
Situs yang berbasis di Hong Kong ini dibuat oleh dua pendiri The Pirate Bay. Dua minggu lalu, pihaknya mengumumkan akan menghentikan layanan karena kasus Megaupload kian memanas. Memang situs ini secara resmi melarang pengunggahan konten yang merugikan hak cipta orang lain. Tapi di sisi lain, penggunananya untuk berbagi konten bajakan sangat mudah.

DepositFiles
Situs yang berbasis di Cyprus ini dapat mengunggah file hingga 300MB secara gratis tanpa pendaftaran. Jika daftar jadi anggota, pengguna bisa mengunggah file hingga 2GB secara gratis pula. Situs ini juga menawarkan keanggotaan “Gold” yang memungkinkan pengguna bisa mengunduh file secara cepat dan tanpa iklan. Layanan premium ini mirip yang disediakan Megaupload.

Divx Stage
Situs ini secara terang-terangan menawarkan membayar 10 dollar AS untuk setiap pengunggahan 1.000 film. Pengguna boleh mengunggah file hingga 1GB.

HulkShare
Situs ini memungkinkan pengguna untuk mengunggah file lagu dan membiarkan orang lain bisa mendengarkan lagu dengan player yang disediakan khusus oleh HulkShare

MediaFire
Situs yang berbasis di Texas ini memungkinkan pengguna mengunggah file hingga 200MB tanpa daftar. MediaFire juga banyak dimanfaatkan penggunanya untuk berbagi file ilegal, meskipun dilarang oleh sang pengelola.

MegaShares
Situs ini memungkinkan pengguna mengunggah file hingga 10GB dan membayar pengguna sesuai jumlah unduhan pada file milik mereka. Bagai multi level marketing, setiap unduhan premium berukuran minimal 5MB akan mendapat satu poin. Poin dapat ditukarkan dengan uang tunai jika mencapai jumlah tertentu.

NovaMov
Situs ini mirip dengan Divx Stage. Pengguna akan dihargai bila mampu mengunggah film hingga ukuran 2GB. Bayaran 10 dollar AS untuk setiap pengunggahan 1.000 film juga ditawarkan di sini.

OvFile
Dari sisi tampilan, situs ini nampak baik-baik saja. Namun kemudahannya sebagai “layanan penyimpanan video online” membuat situs ini bisa jadi target penyelidikan.

PutLocker
PutLocker memungkinkan pengguna mengunggah file hingga 1GB gratis dan dapat melakukan streaming video tanpa batas waktu. Pada 1 Februari nanti, situs ini akan menghentikan program afiliasinya yang memberi hadiah uang pada pengguna.

RapidShare
Situs yang berbasis di Swiss ini merupakan salah satu situs berbagi paling tua dan dikenal global. Situs ini pernah terjerat masalah hukum, namun tetap beroperasi dan melayani jutaan penggunanya. Di situs ini juga tidak ada batasan unggah dan unduh file, tapi untuk bisa mengunduh file secara cepat harus melalui proses pendaftaran dan berbayar.

SockShare
Seperti PutLocker, SockShare juga akan menghentikan program afiliasinya. Di SockShare batas unggahnya adalah 1GB (gratis) dan 5GB (premium).

UpLoadHere
Situs ini menyediakan layanan mengunggah file hingga 2GB. Untuk mengunduh file di atas 1GB, pengguna harus membayar.
Biaya keanggotaan 8 dollar AS per bulan, atau lebih kurang sedikit bila membayar sekaligus untuk beberapa bulan.

UpLoadKing
Mirip seperti UpLoadHere, kecuali biaya yang lebih murah untuk layanan premiumnya. Pengguna gratisan hanya bisa mengunduh file di bawah 1GB dan tak boleh mengunduh lebih dari satu file secara bersamaan.

WUpload
Situs yang berbasis di Hongkong ini diperkirakan adalah situs berbagi kedua terbesar setelah Megaupload. Layanan gratisnya bisa dipakai untuk mengunduh hingga 2GB.

ZShare
Situs yang berbasis di Hongkong ini murni gratis dan mendapatkan penghasilan dari iklan. Pengguna dibatasinya hanya bisa mengunggah dan mengunduh file hingga 100MB.

Tips Internet Yang Aman Untuk Anak

tips internet aman anak 150x150 Tips Internet Yang Aman Untuk AnakInternet dewasa ini memang sudah menjadi kebutuhan bagi setiap kalangan masyarakat. Dengan internet kebutuhan akan informasi bisa langsung dengan cepat dan efisien kita bisa dapatkan. Mulai dari news (berita), hiburan, shoping, edukasi, dan berbagai macam informasi yang tak terbatas bisa kita dapatkan via internet.
Namun kehadiran internet juga tak lepas dari sisi negatifnya. Dengan mengakses internet yang tak terbatas informasi, sangat mudah sekali kita mendapakan situs-situs dewasa. Dengan hanya menggunakan kata kunci download video bugil sma, cerita 17 tahun, video bokep indonesia, video mesum, foto artis telanjang, dan masih  banyak lagi kata kunci yang berbau porno, pengguna internet akan mudah memperolehnya. Tapi bagaimana dengan anak di bawah umur? Perlukah perhatian khusus untuk menghindari dari sisi negatif internet? PERLU!
Berikut saya akan memberikan tips internet yang aman untuk anak di bawah umur. Setidaknya sedikit membatasi mereka agar tidak mengakses situs-situs yang tidak seharusnya mereka akses.
Anda bisa menggunakan software anti porno ( software blokir situs porno ) di bawah initips internet aman anak 300x200 Tips Internet Yang Aman Untuk Anak
  1. Anti Porn. Software ini dapat memblokir situs, konten, atau gambar porno. Download klik di sini.
  2. Naomi. Sofware ini dapat memblokir situs porno. Jika kita membuka situs porno, maka secara otomatis browser kita akan tertutup. Download klik di sini.
  3. Netdog. Software ini tidak seperti Naomi yang menutup browser langsung, tetapi menghentikan loading browser saat kita membuka situs porno. Kita dapat menambahkan keyword atau url situs porno pada sofware ini sebagai database tambahan. Download klik di sini.
Download ketiga software di atas dan instal di komputer anda. Semoga tips internet yang aman untuk anak ini bermanfaat.